Surga di Telapak Kaki Ibu, makna yang terus bertransformasi
ngomong-omong masalah surga ditelapak kali ibu, waktu aku kecil aku selalu berfantasi kalau di telapak kaki ibuku itu ada surganya, hijau...sejuk banyak taman..pokonya indah deh
baru setelah aku belajar bahasa indonesia yang baik dan benar, serta beberapa ilmu lain seperti agama dan ppkn (jamanya aku esed) aku baru tau arti dari surga ditelapak kaki ibu. artinya itu kita harus berbakti pada orang tua agar mendapatkan surga itu...ini makna yang aku dapatkan sejak aku esed sampe jamanya SMA awal.
pada suatu hari, aku dan kedua orang tuaku sedang bercerita dan diskusi (eaaa), ayahku (aku biasa memanggil orang yang luar biasa ini dengan sebutan Bapak) mengatakan tentang salah satu makna dari surga di talapak kaki ibu yang agak berbeda.
awalnya bapakkku memberikan beberapa clue, sperti ini
- telapak kaki itu letaknya dimana?
- ya kaki lah pak...
- kali digunakan untuk apa?
- jalan, melangkah
- yang menetukan kaki untuk berjalan siapa?
- ya yang punya kaki
- kalau surga ditelapak kaki ibu, berarti siapa yang punya kaki
- ibu ....
Bapakku mengatakan kalu arti dari surga ditelapak kali ibu itu jangan selalu diartikan dan dipandang dari anaknya saja. karena sebenarnya ibunya sendiri juga memiliki peranan besar dalam tingkah laku anaknya...
maksudnya ???
jadi gini, sikap dan perilaku anak pada dasarnya dipengaruhi oleh bagaimana orang tuanya memperlakukan dan mendidiknya
hmmm, jadi itulah makna yang aku temukan lagi setelah beberapa tahun kemudian, dari seorang bocah menjadi bocah yang semakin tua (hahaha)...mungkin artinya akan semakin bertambah dalam kamus pengetahuan dan pemahaman bahasaku nanti jika aku telah menjadi seorang ibu
hehehe ^^
jadi inget lagunya gita gutawa :D
ReplyDeletekalo menurut mba gia surga di telapak kaki ibu itu mengandung maknas bagaimana bakti kita kepada seorang ibu tanpa mengesampingkan bakti kita kepada ayah lho..betapa susahnya peran ibu dari awal terjadi implantasi (bahasa bio..haha..)kita udah nyusahin ibu sampe kita dewasa..gimana cara kita buat ngeblas budi baik ibu selain dgan bakti kita..nah bener banget kata bapaknya dek norma..karakter yg kita miliki bergantung pada didikan seorang ibu (luasnya keluarga berperan) karena dibalik keluarga yang hebat terdapat ibu yang hebat pula :)
sip deh mba gia... setuju sekali sayah :D
Deletehebat banget ya perumpamaan itu, lebih hebat lagi yang bisa menjalankan perannya dengan baik :)