Andai kami menjadi...
Teman masa kecil
meman bukan hanya teman berbagi tawa, tetapi juga sekaligus sebagai penyimpan
memori akan kisah konyol yang pernah terjadi pada masa itu. Begitu juga dengan
dua sahabat masa kecilku, Ervi (yang selanjutnya aku sebut epi, karena ini
emang panggilan dari kecil) dan Anis. Kami berteman entah sejak kapan, kalo epi
sama anis emang dari dulu rumahnya bersebelahan, jadi mungkin sejak bayi mereka
udah berteman. Sedangkan aku adalah orang yang tiba-tiba nyempil diantara
kehidupan mereka.
Mungkin kalo
pada masa kami kecil udah ngetrend apa itu girlband, kami adalah kombinasi yang
unik dan cukup menjual *eh. Yah, jadi
emang sedikit ada yang tidak biasa dari kami bertiga, pertama anis,
wah..wah,kalo membicarakan temenku yang satu ini entah kenapa aku langsung
teringat pada Yoona SNSD, putih, kurus dengan mata yang cukup bulat dan dagu
yang lebih panjang dari orang orang pada umumnya. Memang sebenernya beda
banget, tapi keduanya memiliki kecantikan yang identik..tapi tetep aja meskipun
berbeda, kalo aku liat anis, aku inget Yoona, kalo liat Yoona, inget anis, piwe
jal?. Kedua ada epi yang memiliki wajah semi arab, item manis yang sering di
juluki si Arab, and she is very beautiful, aku aja yang cewek dulu sebelum
berteman pernah jadi fansnya *Eh,
Astaghfirullahhaladzim… enggak, jadi dulu itu dia adalah sang jawara,
selalu dipanggil pertama kali saat pembagian rapor karena posisi peringkatnya
yang salalu ada dipuncak, sejak berteman dengan dia aku selalu temotifasi untuk
terus belajar dan berusaha menggeser posisinya, meskipun hal ini baru
terbalaskan saat SMP, benar-benar penantian yang cukup lama :’D. ketiga adalah
aku sendiri, seorang bocah kecil yang memang ditakdirkan untuk jadi imut selamanya
sepertinya, ini bukan suatu pujian diri sendiri atau gimana, kadang mungkin
beberapa orang akan senang jika dibilang mebih muda dari umurnya, tapi
percayalah, kalo hal tersebut terus berlanjut semua itu akan jadi derita, gak
enak. Coba bayangkan kalo kita yang udah ber20 ria ini masih dikira anak kelas
1 SMP? Seingetku aku ga pernah ke Neverland, dunia dimana umur akan terhambat
dan mempertahankan umur pada umur tertentu seperti Peter Pan, yah..emang aku
ngefans sama dia, tapi bukan gini juga -_- . Oke kalo tadi epi sering dijuluki
si arab, mungkin aku juga perlu sedikit bercerita kalo dari dulu aku juga
sering dijuluki Cina karena mukaku yang katanya oriental, padahal yakin 100 %
kedua orang tuaku Jowo asli. Sejak kecil,
bahkan sebelum aku sanggup berkata-kata *halah,
dan untungnya Jilbablah yang menyelamatkan identitas ke-Jowo-an ku. Hohoho,
mungkin seperti halnya ranger yang akan berubah dalam hitungan detik, begitu
juga aku :P
Kalo didalam
girl band teruatama girlband dari negeri ginseng, biasanya kan ada tuh
posisi-posisi untuk tiap membernya. Mungkin jika diandaikan, kurang lebih
adalah sebagai berikut :
Leader, kalo aku
liat sih..pada masa kejayaanya aku keranjingan K-Pop (karena sekarang udah lumayan tobat) biasanya leader adalah orang
yang paling tua, jadi harusnya diantara kami bertiga, anis yang jadi leader. Oke,
anis adalah sesepuh kami. Dia orang yang paling dewasa diantara kami, beda usia
aku sama dia lebih dari satu setengah tahun, dengan epi hanya setengah tahun
lebih beberapa bulan (karena anis dan epi adalah angkatan 92an, hohoho, berasa
paling muda deh aku :P). dia paling tenang menghadapi masalah dan paling selow,
meskipun bentuk selownya dia juga dengan jingkrakan ga jelas *nah, berarti aku
sama epi lebih parah dong? Hmm, mungkin..bisa jadi..bisa jadi :D
Terus lead
vocal, atau visual, atau apalah itu yang selalu disorot, adalah epi. Karena ke
khasanya yang mampu menarik perhatian banyak orang, aku rasa dia cocok untuk
ditempatkan pada posisi ini. Dia adalah teman yang harusnya selalu kami
lindungi dari berbagai ancaman teror surat dan salam tak jelas dari fans
misterius, huahaha. Karena banyaknya fans dia, kadang aku sama anis jadi
kerepotan untuk menjadi guardnya. Tapi tak apalah, ini seru banget ketika harus
menyiapkan takatik untuk melawan dan mempertahankan benteng pertahanan,
lagian..aku heran deh sama mereka-mereka, kan waktu itu kita masih bocah,
ngapain juga pake ngirim surat-surat gitu -_- , pake sok ngasih makana aneh *meskipun
akhirnya aku sama anis yang ngabisin juga :P
Dan terkhir ada
maknae, itu aku. Tapi umur hanyalah umur, tingkat kedewasaan *eh, harusnya karena ini ngomongin masa
kecil berarti tingkat kekanakan aja ya* tingkat kekanankan seseorang itu bukan
ditentukan dari umur. Jadi meskipun kami beda umur, yah..mungkin karena ga beda
jauh banget, jadi kami masih bisa mengkamuflasekan umur kami, gak akan terlihat
siapa yang muda siapa yang tua karena kami hanyalah bocah yang suka iseng
dangan tingkat kenakalan yang sama. Jadi inget berapa temang sudah menjadi
korban coretan pulpen kami di punggung mereka, atau tipex cair yang membekas di
celana teman-teman, tapi kami ga tega melakukan ini pada temen cewek, karena
temen cewek adalah sabahat kami juga, kalo yang cowok adalah musush bebuyutan,
entahlah, waktu kecil kami masih terlalu rasis dan membedakan gender kami. Yang
ada dipikiran kami saat itu adalah setiap cowok adalah mahluk nakal yang hanya
mau menang sendiri., hal ini diperkuat dengan berebutnya lahan bermain di
beberapa titik lokasi sekolah. Atau kalo kami lagi sedikit akur, biasanya main
bareng, tapi karena mungkin fisik merka lebih besar, larinya juga bagaikan angin ribut jadi kami seringnya
kalah, makanya kami sering sebel. Nah, mungkin iku hanya pikiran masa kecil,
dan entah apa juga yang mereka pikirkan tentang kami :P
tapi karena kami
bukan girlband apalagi kawanan gangster, jadi kami ga butuh leader, lead vocal
dan juga maknae.
Jadi begitulah
alasan mengapa kami adalah kombinasi yang unik.
Tak terasa kami
semakin menua dengan kisah yang sudah bebeda-beda juga, bukan hanya cerita tapi
juga lingkungan, tidak sesederhana cerita yang kami karang dulu.
Liburan dan
lebaran adalah waktu yang tepat bagi kami untuk bertemu, mengingat-ingat bahwa
kami pernah menjadi manusia dengan penyakit alay kronis.
Huaaaa, misss
yoou sssooooo muuuuch *Iiish, kenapa jadi
lebay gini sih -_-
Masih banyak
sekali yang ingin aku tuliskan tentang cerita masa kecil kita, yang diatas itu
belum spesifik. Cerita tantang tempat main, jajanan favorit, permainan yang
pernah menjadi topik hangat bahkan musuh-musuh waktu sekolah :’)
Semoga sempet
deh nulis itu semua
Sekian J
See yaaa
haha girl band cilik ya? eh ma, jangankan kamu akupun pas ngumpul lebaran kemaren sm sodara jauh dibilang masih smp kok :D
ReplyDeletehaha...banyak ga enaknya kan yaa -_-
Delete