Daun jeruk

Arsitektur Daun Jeruk

1.         Klasifikasi Tanaman

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
                     Sub Kelas: Rosidae
                         Ordo: Sapindales
                             Famili: Rutaceae (suku jeruk-jerukan)
                                 Genus: Citrus
                                     Spesies: Citrus sp.
                                                                                                            (Plantamor.com)
Jenis jeruk lokal yang dibudidayakan di Indonesia adalah jeruk Keprok (Citrus
reticulata/nobilis L.), jeruk Siem (C. microcarpa L. dan C.sinensis. L) yang terdiri atas
Siem Pontianak, Siem Garut, Siem Lumajang, jeruk manis (C. auranticum L. dan
C.sinensis L.), jeruk sitrun/lemon (C. medica), jeruk besar (C.maxima Herr.) yang
terdiri atas jeruk Nambangan-Madium dan Bali. Jeruk untuk bumbu masakan yang
terdiri atas jeruk nipis (C. aurantifolia), jeruk Purut (C. hystrix) dan jeruk sambal (C.
hystix ABC).  (Prihatman, 2000).

2.      Arsitektur Daun Jeruk (Folium Citrus sp.)
2.1  Jeruk Bali (Citrus maxima)
 Daun Jeruk bali memiliki bangun bulat telur ( ovatus ) karena pangkal daunnya tidak bertoreh, memiliki perbandingan panjang : lebar (1,5 :1), dengan ujung daun ( Apex Folii ) tumpul ( obtusus ) dimana tepi daun tidak jauh dari ibu tulang daun sehingga terbentuk sudut yang lebih besar dari 90 derajat, dan pangkal daun ( Basis Folii ) tumpul ( obtusus ) juga.
Susunan tulang-tulangnya ( nervatio ) menyirip ( penninervis ), ibu tulang ( costa ) nampak jelas membujur dan membelah daun menjadi dua bagian yang simetris, tulang-tulang cabang (nervus lateralis) membengkok ke atas dan bertemu dangan tulang cabang di atasnya.
Daun Citrus maxima merupakan daun majemuk menyirip beranak satu ( unifoliatus ) karena tangkai daun memperliahatkan suatu persendian ( articulatio ), sehingga helaian daun tidak langsung terdapat pada ibu tangkai. Namun jika dilihat sekilas akan terlihat seperti daun tunggal, karena anak daunya relatif kecil. Tepi daun ( Margo Folii ) tidak bertoreh atau berbentuk rata ( integer ), permukaan atas dan bawah daun licin ( laevis ) mengkilat ( nitidus ),  daging daun seperti kertas ( papyraceus ) serta berwarna hijau tua pada bagian atas dan hijau muda pada bagian bawah.


2.2  Jeruk Nipis (Citrus auliantofolia)

 Daun jeruk nipis memiliki bangun jorong (ovalis) dengan perbandingan panjang lebar (2 : 1), dengan ujung daun tumpul (obtusus) serta pangkal membulat (rotundatus). Susunan tulang-tulang daunnya menyirip (penninervis), dengan tulang-tulang cabang membengkok ke atas dan bertemu dangan tulang cabang di atasnya. Merupakan daun majemuk menyirip beranak satu (unifoliatus) karena tangkai daun memperliahatkan suatu persendian (articulatio), sehingga helaian daun (lamina) tidak langsung terdapat pada ibu tangkai. Namun jika dilihat sekilas akan terlihat seperti daun tunggal, karena anak daunnya relatif kecil. Tepi daun berombak (repandus), karena sinus dan angulus sama-sama tumpul. Umumnya memiliki warna hijau tua jika daun sudah tua. Serta memiliki permukaan licin (laevis) suram (opacus).




2.3  Jeruk Purut (Citrus hystrix)

 Daun jeruk purut memiliki bangun bulat telur ( ovatus ) dengan perbandingan panjang lebar (2 : 1). Ujung daun berbentuk tumpul(obtusus), serta pangkalnya membulat (rotundatus). Susunan tulang-tulang daunnya menyirip(penninervis) yang mencapai tepi daun. Sama seperti daun jeruk bali dan daun jeruk nipis, daun jeruk purut juga merupakan daun mejemuk menyirip beranak satu (unifoliatus), karena tangkai daun memperliahatkan suatu persendian (articulatio), sehingga helaian daun tidak langsung terdapat pada ibu tangkai. Namun bedanya disini adalah, jika pada daun jeruk bali dan daun jeruk nipis sekilas tidak terlihat adanya anak daun, maka pada daun jeruk purut akan sangat terlihat bedanya helaian daun dan anak daunya, bahkan ukuran anak daun hampir menyerupai ukuran helaian daun utamanya. Tepi daun beringgit ( crenatus ), karena sinusnya tajam dan angulusnya tumpul. Memiliki warna hijau tua, serta permukaan licin ( laevis ) mengkilap (nitidus ).





2.4  Jeruk Limau (Citrofurtunella microcarpa)

Daun jeruk limau memiliki bentuk bulat telur ( ovatus ) dengan perbandingan panjang : lebar (1,5 : 1) serta memiliki ujung daun runcing ( acutus ) karena kedua tepi daun di kanan dan kiri ibu daun sedikit demi sedikit menuju ke atas dan permukaannya membentuk sudut lancip dan pangkal daun membulat (rotundatus). Susunan tulang-tulang daunnya menyirip (penninervis), dengan tulang-tulang cabang membengkok ke atas dan bertemu dengan tulang cabang di atasnya. Daun jeruk limau sedikit berbeda dengan daun jeruk lainya yang telah dibahas sebelumnya, karena daun jeruk limau merupakan daun tunggal, tidak memiliki anak daun, serta helaian daunya langsung terdapat pada ibu tangakai. Tepi daun begigi (dentatus ) karena sinus tumpul dan angulusnya lancip. Permukaan daun licin mengilat, serta berwarna hijau muda.












3.      Tabel Perbedaan

Jenis Jeruk
Perbedaan
Bentuk
Ujung & pangkal
Bentuk pertulangan
Bentuk Tepi
Citrus maxima
ovatus
Obtusus & obtusus
penninervis
integer
Citrus auliantofolia
ovalis
Obtusus & rotundatus
penninervis
repandus
Citrus hystrix
ovatus
Obtusus & rotundatus
penninervis
crenatus
 Citrofurtunella microcarpa
ovatus
Acutus &  rotundatus
penninervis
dentatus


4.      Kesimpulan
-          Jeruk memiliki banyak sekali jenis sehingga daunnya pun memiliki keanekaragaman bentuk morfologisnya.
-          Meskipun berada dalam satu genus, daun jeruk ada yang tunggal dan ada juga yang majemuk.


5.      Daftar pustaka

Prihatman, Kemal. 2000. Jeruk. Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi : Jakarta.

Tjitrosoepomo, Gembong. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada University Press : Yogyakarta.

www.plantamor.com diakses tanggal 14 Januari 2012 pukul 07.25 WIB





Comments

  1. mba, ada ga informasi tentang daun jeruk sunkis atau info tentang pohonnya gitu, soalnya gw barusan beli bibit sunkis dari abang2 yang jual bibit keliling.. tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk daun jeruk sunkist saya sendiri belum pernah mencoba buat deskripsinya
      untuk info lebih lengkap mengenai perawatan dan penanaman silakan berkunjung ke www.agrikaindoraya.com/agar-tabulampot-jeruk-sunkist-rajin-berbuah/

      Delete
  2. gmna si caranya gambarnya dibikin kayak gtuu.. bagussss :) pengen.. ajarin dong mbak.. hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini backgroundnya saya ilangin, pakenya photoshop..terus format penyimpanan gambarnya PNG biar hasilnya sesuai sama yg diedit
      sedikit main-main sama photoshop aja sih mba :D
      selamat mencoba ^^

      Delete

Post a Comment

Popular Posts