Kakek Penjual Doa

kalo ditanya rute ke Purwokerto dari arah Pemalang dan sekitarnya mungkin aku agak sedikit tau, hehe
selama tiga tahun aku sering sekali naik bis jurusan Pemalang-Purwokerto
karena memang sekolah ku di salah satu SMA di Purwokerto.
dalam perjalanan menuju Purwokerto yang kurang lebih hampir 3 jam , selalu ada hal menarik yang dapat aku amati. seperti pengamen, penjual gorengan, minuman, peminta sumbangan masjid, perbaikan jalan, sampai yang paling sering, yaitu pengemis.

bis sering sekali berhenti di terminal (hehe pasti laah, soalnya kalo ke Purwokerto aku harus melewati 4-5 terminal sampai di Purwokerto), yang paling aku ingat itu saat di terminal Bobotsari, itu beberapa menit sebelum sampai di terminal Purbalingga. kenapa? karena di situ ada kakek yang setiap harinya membacakan mantera yang sama (mungkin ya...kan ga setiap hari juga aku bolak-balik hihihi). pokoknya setiap aku naik bis pasti ada kakek itu. kakek itu mungkin berusia sekitar 60-70 taun, tinggi badan sekitar 160 cm, penglihatan kurang normal (maaf, karena sepertinya kakeknya tunanetra), kadanga pake kopiah item yang udah lusuh (sampe hafal kan). adapun mantra yang di bacakanya itu kalo ga salah berbunyi

assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
para penumpang bapak ibu, bis jurusan pemalang-purwokerto ing dinten selasa paing (misal).....
.....
...........
mugi-mugi angsal keselametan....
rejeki ingkang kathah
.....
adoooh bilaine
sodakoh pak...bu....
ingkang taksih sekolah, mugi-mugi enggal-enggal lulus lan angsal perdamelan saking pemerentah
.....
ngamal mba... mas....
(terus penutup)
angger mboten ikhlas nggih sampun (dengan penuh penekanan)

hehe...kira-kira begitu lah, yang titik-titik  itu seharusnya ada kalimatnya, tapi aku lupa karena ngomongnya itu cepet banget.
uniknya kakek itu selalu membacakan doa secara lengkap untuk semua penumpang, bapak, ibu, mas, mba
sesuai kebutuhan, hehe

dan sudah hampir setahun ini aku tidak melihat kakek itu, padahal baru beberapa bulan yang lalu aku Purwokerto lagi, entah kemana sekarang perginya kakek itu

semoga dalam keadaan baik-baik saja, sebaik doa-doa yang selalu dibagikannya


Comments

Popular Posts