Teman? Sahabat? atau...

Mengutip kata-kata teman sekelas pas SMA "Jangan takut berteman, teman yg baik memberimu motivasi, teman tak baik memberimu pengalaman, keduanya menjadikanmu lebih dewasa", jadi inget temen tadi ada yang cerita takut kehilangan sahabat.

Bukan tanpa alasan dia bercerita seperti itu. Dia merasa dengan fisik yang menurutnya kurang proporsional membuatnya di jauhi teman-temannya.Dan yang lebih parah lagi dia baru punya teman yang benar-benar dekat setelah 4 tahun. ckckc kejamnyaa

Padahal kalo menurutku yang namanya cari teman itu ga usah liat fisik. Jadi inget kata-kata bapak yang selalu mengingatkan, carilah teman yang banyak, terserah mau jelek, cantik, cakep, orang alim bahkan preman, yang penting bisa ngatur diri laaah.



Lagi pula buat apa menilai orang dari luar kalau ternyata kenyataannya berbeda luar dan dalam. Contoh nyata yah, dulu sebelum aku pindah rumah, waktu aku masih umur 3 taunan punya tetangga bapak-bapak yang mukanya itu sangar banget, tato dimana-mana, gondrong, muka preman tapi.... aku akrab sama bapak itu (kata ibu ku,aku udah lupa soalnya). Awalnya orang tuaku takut sama bapak itu, tapi eh ternyata...baiknya luar biasa. Oia pernah juga ada kejadian, nenekku ketemu sama orang yang keliatan baiknya luar bisa...eh ternyata....hmmm

Tapi ga berarti orang yang keliatan baik itu jahat dan orang yang keliatan jahat itu baik. Jadi yang terpenting adalah hatinya. kata orang-orang tu "never judge someone by its cover", tau kan maksudnya apa.





yang namanya sahabat atau teman yang baik itu bukanlah seseorang yang selalu membenarkan ucapan kita, tetapi berkata sesuatu yang benar kepada kita ^^

Comments

Popular Posts