Different
Oke, jadi ini adalah cerita
sehari yang lalu tepatnya tanggal 22 April 2013, bertepatan dengan hari bumi. Sehari
sebelumnya adalah hari yang secara resmi diperingati sebagai hari Kartini. Tau
dong ya.. nah minggu malam atau malam senin ada jarkom yang agak unik, yaitu imbauan untuk memakai rok atau batik sebagai apresiasi peringatan hari Kartini. hmm, baiklah untung aku inget ada stok rok yang aku rampok dari adikku
(karena selain seragam sekolah sepertinya gak ada satupun rok yg aku punya) di
semester 3 kemarin waktu ada kegiatan Bazar (waktu itu ketentuannya panitia
harus pake yang berbau tradisional, kebaya dan bawahan batik meskipun akhirnya
gak aku pake karena ada kuliah yang waktu itu gak bisa ditinggal). Hmm, memang
agak kegedean, karena adikku lebih jumbo dari aku, hoho.
Malamnya aku oke oke aja kalo
besok pake rok. Nah tapi besoknya..kegalauan itu mulai muncul. Aku inget waktu pertama
kali ke kampus dengan rok (gak terhitung acara-acara formal spt pelantikan atau
lkmm pd), di semester tiga lalu (padahal cuma dateng buat praktikum waktu itu)
betapa hebohnya temen-temen dan mereka menganggapinya dengan berlebihan -_-
bikin malu aja, harusnya kalian tau, aku juga udah berpengalaman selama 14
tahun yaa (terhitung sejak TK sampe SMA). Kemudian aku mikir- mikir lagi, who
cares? Siapa juga yang mau liat atau peduli dengan penampilanku, lagi pula
kejadian menggegerkan itu juga udah lama. Hmm, sebelum aku berubah pikiran aku
ga mikir apa-apa lagi. Deal.
Oke, aku kekampus dan sedikit
terlambat, kuliah dimajukan jadi jam 7 pagi. Dan ibu Isworo sudah menanti kami
dikelas, hoho masih pagi jadi mood semua orang masih baik sepertinya, aku masuk
dengan tenang, kecuali terdengar bisik-bisik yang aku artikan sebagai “kamu
kenapa nor?”. Just ignore it. Selesai kuliah kami menuju kelas berikutnya,
sebelum masuk kelas, beberapa teman ada yang mulai berkomentar, nah kan…mulai
nih, scene dimana aku akan di eksekusi, errr…bikin malu lagi kan -_- sepanjang
hari, dari temen sekelas hingga kakak angkatan *untungnya adik angkatan gak ada
yang berani ikut komentar, haaha, awas aja ntar laporan aku pelit nilai :P* dengan
komentar atau tatapan yang lain dari biasanya *awkward* haha, akunya kali yg
keGran,atau kadar Pdnya lagi menurun jadi seolah tatapan orang lain bertanya,
what's wrong with you.
Untungnya, hari itu kuliah Biomol
(Biologi Molekuler) ditiadakan karena dosen kami waktu itu sedang ada workshop
(sejujurnya aku juga pingin banget ikut workshop ini, tentang molecular ecology
and biodiversity), itu berarti aku bisa pulang lebih awal, haha..tapi ternyata
pupus sudah harapan untuk pulang lebih cepat, karena ternyata aku lupa kalo
harusnya hari itu ada rapat. Hmm, batal deh pulang cepet, meskipun akhirnya aku
pulang juga sebelum balik lagi kekampus untuk bersih-bersih taman Bio sebagai
aksi hari bumi.
Oia, mengenai hari bumi, kami
mengadakan acara bersih-bersih taman biologi yang sangat amat sejuk J tapi bukannya bersih-bersih, aku dan beberapa teman yang lain malah panen buah markisa yang emang
tumbuh di taman bio. Haha menyenangkan sekali, dan aku nememukan satu lagi
bakat terpendamku : Menanen buah. Entah bagaimana caranya tiba-tiba aku
menemukan sebuah bambu panjang di dekat pohon, dan ternyata bambunya bisa
dipakai untuk memetik buah, haha. Hampir satu kantong plastik besar hanya terisi
seperempatnya aja, sekitar belasan buah bulat oranye-kuning menggiurkan, sluurp.
Hikmah dari cerita kali ini
adalah, apa yang sudah menjadi kebiasaan ketika berubah (entah itu baik atau
buruk) akan sangat terlihat dan menimbulkan berbagai jenis reaksi, baik secara
langsung maupun gak langsung. Hoho, bersiaplah dengan perubahan dan bersiaplah
dengan komentar dari orang disekitar. Kalo komentarnya membangun, bolehlah kita
jadikan motivasi untuk berubah menjadi lebih baik. Kalo ternyata komentarnya
berbau negatif, terima aja sebagai latihan menghadapi dunia yang keras ini,
cukup jadikan pelajaran aja, yang udah dewasa pasti tau mana yang baik dan
lebih paham dengan yang buruk kan?
Hehe,
Sekian, terimakasih J
cieee yang pake rok. wkwk.
ReplyDeletehaha, ciye juga :P
Deleterasanya kaya balik ke jaman sekolah :D